View Single Post
  #2  
Old 9th June 2010
Arya's Avatar
Arya Arya is offline
Senior Ceriwiser
 
Join Date: Apr 2010
Location: Surabaya
Posts: 6,003
Rep Power: 58
Arya has disabled reputation
Default

ola - ritme kendang tradisional telah masuk dalam penghayatan irama keroncong, dinyatakan dengan petikan Cello yang tidak terdapat dalam kamus musik Barat. Suara kemanakan yang merupakan alat musik khas budaya Ketawang dalam rangkaian lagu keroncong Langgan Jawa diwujudkan dengan petikan Banjo atau senar tunggal Ukullele.

Lagu-lagu Rakyat (Folk-Song) daerah seluruh Indonesia selalu tidak melupakan alat musik Gitar didalam penampilannya. Bahkan dalam penyajian lagu-lagu Irian dalam pakaian tradisional juga sudah mengikut setakan gitar yang kontradiktif dalam penampilannya, tapi serasi dalam penyajian musikal.

Peranan Celempung atau siter dalam orker Keroncong telah dibebankan pada alat musik Gitar yang tidak terdapat pada musik Barat walaupun dalam kenyataannya tidak lebih dari permainan dengan teknik broken-Chords atau Arpeggio.

Orkes Keroncong asli dalam langgan Jawa adalah merupakan bentuk baru dari pertemuan musik Barat dengan musik Tradisional Indonesia, dalam hal ini merupakan suatu sintesa dari dua sumber kebudayaan dan merupakan pengejawantahan Gamelan Jawa kepanggung Instrumentasi Barat .

Dari perangkat kerja tradisional kita jumpai permainan lengsung penumbuk padi oleh beberapa orang yang dikenal dengan nama Kotekan (Jawa).Dibeberapa daerah dikenal pula dengan nama Alee - Tunjang (Aceh), gendong, gondang dsb.

Para petugas ronda memainkan kentongan dengan berbagai irama pukulan sehingga menimbulkan orkes - kentongan. Di Jawa Timur bahkan merupakan Gamelan Lengkap. Banyak alat tradisionalnya diangkat dari perangkat alat kerja sehari-hari seperti : Goangan,Tudung Punduk, Caping Buyuk dsb. (PONO BANOE)
Reply With Quote