View Single Post
  #24  
Old 2nd June 2011
j3ndiel's Avatar
j3ndiel j3ndiel is offline
Enthusiast
 
Join Date: Jul 2010
Location: PIC & LEV #55
Posts: 2,382
Rep Power: 33
j3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important personj3ndiel is very very important person
Default KPK Ralat Jumlah Uang Hakim Syarifuddin

KPK Ralat Jumlah Uang Hakim Syarifuddin


Quote:
Quote:
Jakarta - Sejumlah barang bukti termasuk uang, disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari tangan hakim S. Namun KPK meralat jumlah uang milik hakim Syarifuddin yang telah disita.

"Minta diralat, sebagaimana yang disebutkan tadi. Mata uang Thailand sebenarnya mata uang Kamboja dengan nominal yang sama," kata Juru Bicara Johan Budi dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/6/2011).

Johan mengatakan, dalam catatan terbaru, uang dalam bentuk dollar AS menjadi USD 116.128. Uang dollar Singapura sebesar 245.000. Sedangkan total uang rupiah yang disita Rp 392.353.000, termasuk Rp 250 juta yang disita. Johan tidak meralat uang Yen.

"Mata uang selain Rp 250 juta masih dalam pemeriksaan apakah terkait atau tidak," ujarnya.

Menurut Johan, uang milik hakim S sebesar Rp 250 juta ditemukan KPK di map warna coklat. Sisanya selain Rp 250 juta, ditaruh di amplop-amplop kecil.

KPK sebelumnya menyebut uang yang disita yakni, uang USD 84.228, 284.900 dollar Singapura, 20 ribu Yen, 12.600 Baht dan Rp 141 juta. KPK masih mendalami apakah uang asing ini terkait kasus yang sama atau berbeda.

Sementara, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu hakimnya. Hakim berinisial S itu bernama Syarifuddin.

"Benar, S itu Syarifuddin," kata Humas PN Pusat Suwidya kepada detikcom, Kamis (2/6/2011).



Spoiler for Sumber:


Reply With Quote