TEMPO Interaktif, TRIPOLI – Menteri Dalam Negeri Libya, Abdul Fattah Younis al Abidi mengundurkan diri, Rabu (23/02).
Dalam wawancaranya dengan CNN, Abidi mengatakan akan bergabung dalam revolusi setelah bosnya, Presiden Moammar Gaddafi, membantai ratusan rakyatnya.
“Qadhafi mengatakan kepada saya dia merencanakan menggunakan pesawat udara untuk melawan rakyatnya di Benghazi dan saya sampaikan kepada dia bahwa dia akan membunuh ribuan rakyatnya jika melakukan hal tersebut,” kata Abidi dalam wawancara telepon dengan bahasa Arab.
Al Jazeera memperlihatkan video Abidi di mejanya, membaca sebuah pernyataan yang memerintahkan militer Libya “bergabung dengan rakyat dan merespons untuk melegitimasi tuntutan mereka.” Abidi mengatakan banyak anggota pasukan keamanan sudah menyatakan membelot.
Seperti dikutip CNN, Abidi menyebut Qadhafi “orang yang keras kepala” yang tidak akan menyerah. “Dia akan komit bunuh diri atau dia yang akan membunuh,” ungkap Abidi yang mengaku mengenal Qadhafi sejak 1964.
trit repost, mohon maaf n silahkan diclosed
salah kamar, silahkan di moderasi
informatif dan atau menghibur, silahkan dibaca dan dicoment
mohon partisipasinya untuk menambahkan TAG memberi cabe sbg apresiasi utk TS :cabe::cabe::cabe: