Jual buku menelusuri lorong lorong dunia jilid 2
Kondisi Barang : Baru
Harga : Lokasi Seller : Daerah Istimewa Yogyakarta Description : JUDUL: Menyusuri Lorong Lorong Dunia. Kumpulan Catatan Perjalanan. PENGARANG: Sigit Susanto. Penyunting: Puthut EA Penerbit: Harga: Rp.30.000.- Edisi: I, Maret 2008 Kolasi: 15x21cm,xvi+477 hlm. BERMINAT HUBUNGI 085729507776 Kang Bondet, demikian panggilan dari akrab bung Sigit Susanto, yang sekitar dua tahun lalu pernah posting cerita di milis Jalansutra. Ceritanya itu menggelitik sekali karena begitu lugu mengundang tawa. Rupanya kang Bondet ini pada tahun 1996 untuk pertama kalinya akan berangkat keluar negeri yaitu ke Swiss, dalam memenuhi undangan teman akrabnya yang orang Swiss. Sebelum keberangkatan, kerabat dan tetangganya berdatangan kerumahnya yang berada ditengah sawah desa Batubulan - Gianyar Bali. Ada yang membawakan Jamu Godokan Jawa, rupanya khawatir Bondet masuk angin dinegeri dingin itu, tapi akhirnya sang jamu keluar koper lagi karena khawatir daun kering jamu itu nantinya dikira daun ganja. Kakaknya malah membawakan sebilah keris, Bondet sempat bingung - ini keris untuk tolak bala ataukah barang antik? Kacaunya, keris itu ditaruh dalam tasnya yang akan dibawa masuk kedalam kabin, keruan saja keris bertuah itu di bandara kena cekal saat pemeriksaan X-Ray. Saat kecil Bondet sering melihat di TV, Paus Johanes Paulus kalau mendarat di suatu negeri baru selalu mencium tanah. Dia berfikir bahwa itu suatu tradisi yang indah, maka dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa nanti dia akan mencium tanah Eropa. Apa daya, saat mendarat di bandara Zurich, bukan saja temperatur minus dua derajat, juga penumpang keluarnya lewat aerobridge yang tidak menyentuh tanah. Bondet bingung, karena sudah diniatkan dan dia takut kualat kalau tidak dilaksanakan niatnya itu. Maka saat berjalan di lorong itu, dia tengok2 dan saat orang lain sudah jauh, dilaksanakanlah niatnya itu, yaitu mencium tanah yang tentunya bukan tanah tapi lantai besi. Ternyata dari rencana semula hanya tiga bulan di Swiss, menjadi keterusan karena Bondet akhirnya menikah dengan Claudia. Sepuluh tahun menetap disana, dan dia menjadikan Swiss sebagai basis dari perjalanannya yang menarik ke 21 negara. Pasangan ini berhasil mengunjungi tidak saja berbagai tempat menarik di Eropa, tapi juga sampai ke situs suku Maya di Mexico, sahara dan oase Tunisia, maupun mengunjungi rumah Hemingway di Kuba. Kumpulan Catatan Perjalanannya itu akhirnya dikumpulkan dan menjadi buku setebal 373 halaman berjudul : Menyusuri Lorong Lorong Dunia, dan sejak minggu lalu telah beredar di toko2 buku besar seperti Gramedia - Kharisma - Gunung Agung, maupun toko2 buku kecil. Bondet menyampaikan bahwa ini usaha sederhananya memotret lorong-lorong dunia, yang diharapkannya bisa bermanfaat bagi pembaca, baik yang benar-benar pejalan, maupun bagi mereka yang melakukan perjalanan pikiran maupun perjalanan imaginasi. Perjalanan memang tidak selalu kasat mata. Membaca buku, adalah sebuah ritual perjalanan tanpa membuat seseorang harus keluar dari kamarnya - demikian ujar Bondet SORY GAN.. PICTURE NYUSUL |
| All times are GMT +7. The time now is 12:26 AM. |