Pernahkah agan merasakan sakit gigi yang begitu menyiksa? sehingga agan ingin sekali mengakhiri penderitaan dengan mencabut gigi yang sakit itu?:listen music:
ane sendiri pernah mengalaminya... pas ane bawa kedokter, dokternya ga mau cabut..ane malah dikasih obat. trus dia bilang: "nanti kalo obatnya udah abis, saya periksa lagi.. apakah sudah sehat dan perlu dicabut ato tidak.."
dalam pikiran ane saat itu: (huh... dasar dokter :maho ada aja alesan supaya pasiennya balik lagi dan bayar lagi... tinggal cabut aja kok repot :cd:), padahal ane saat itu sedang menderita banget...
setelah ane browsing ternyata ane jadi tau kalo gigi yang sakit itu ga boleh sembarangan cabut karena dapat menimbulkan infeksi...
baiklah berikut ini ada beberapa alasan yang dapat membantu agan2 apakah gigi agan harus dicabut atau tidak...(mungkin ada yang udah tau)
ALASAN
Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Alasan gigi anda harus dicabut:
Gigi yang rusak akibat perluasan lubang/karies gigi. Dimana karies luas dapat menyebabkan keradangan pulpa, menjalar ke daerah periapikal. Sehingga timbul berbagai bentuk keradangan yang melibatkan struktur jaringan yang lebih dalam
Gigi yang terlibat penyakit periodontal. Jaringan periodontal rusak. Sehingga timbul suatu poket dan menyebabkan gigi yang goyang.
Persistensi gigi sulung atau gigi sulung yang belum tanggal, sedangkan gigi penggantinya telah tumbuh.
Gigi geraham belakang pertama (M1) atau geraham belakang dua (M2) yang rusak, untuk mencegah geraham belakang bungsu (M3) impaksi.
Gigi RA yang menyebabkan keradangan pada sinus maksilariskebanyakan gigi geraham belakang pertama dan kedua atas (P dan M atas)
Gigi yang terlibat fraktur dan osteomyelitis. Gigi yang terletak garis fraktur sebaiknya dicabut. (beberapa ahli berpendapat sebaiknya dipertahankan). Gigi yang terlibat osteomyelitis dicabut bila telah goyang
Gigi yang terlibat tumor, baik jinak maupun ganas dicabut bersamaan pada saat dilakukan pengambilan tumor karena kalau tidak dicabut sering terjadi kekambuhan.
Gigi sehat untuk memperbaiki oklusi / estetika (perawatan ortodontik/kawat gigi).
Gigi sebagai focal infeksi pada kasus-kasus infeksi misalnya : endokarditis rheumatik, infeksi ginjal, pencabutan gigi yang mati sering diindikasikan.
Gigi dalam keadaan mati atau pulpitis akut / kronis. Keadaan saluran akar tidak mungkin dilakukan perawatan endodontik/saluran akar.
Gigi yang tidak mungkin dilakukan perawatan apikoectomy = pengambilan 1/3 ujung akar dari gigi.
Gigi dalam keadaan impaksi
Supernumerary teeth
Gigi dengan fraktur akar
Sisa akar gigi
Gigi yang salah posisi sedangkan perawatan orthodontik/kawat gigi tidak mungkin dilakukan
Gigi yang menyebabkan trauma pada jaringan lunak (pipi, bibir, langit-langit mulut dll)
Gigi penyebab / terlibat dengan kista.
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Alasan gigi anda tidak boleh dicabut:
Keradangan akut dengan cellulitis, terlebih dahulu keradangannya harus dikontrol untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Jadi tidak boleh langsung dicabut
Pericoronitis akut, penyakit ini sering terjadi pada saat M3 RB erupsi terlebih dahulu
Adanya keganasan (kanker, tumor dll), dikhawatirkan pencabutan akan menyebabkan pertumbuhan lebih cepat dari keganasan itu. Sehingga luka bekas ekstraksi gigi sulit sembuh. Jadi keganasannya harus diatasi terlebih daulu
Rahang yang baru saja telah diradiasi, pada keadaan ini suplai darah menurun sehingga rasa sakit hebat dan bisa fatal
Pasien dengan diabetes mellitus tidak terkontrol
Pasien dengan penyakit jantung
Pasien yang mengidap anemia
Pasien yang mengidap penyakit – penyakit darah seperti leukemia, haemoragic purpura, hemofilia
Pasien dengan penyakit ginjal ( nephritis ) pada kasus ini bila dilakukan ekstraksi gigi akan menyebabkan keadaan akut
Pasien dengan penyakit syphilis, karena pada saat itu daya tahan terutama tubuh sangat rendah sehingga mudah terjadi infeksi dan penyembuhan akan memakan waktu yang lama.
Pasien yang ada penyakit hepar ( hepatitis )
Ibu-ibu hamil kalaupun terpaksa dilakukan, dianjurkan dilakukan pada trimester ke dua karena obat-obatan pada saat itu mempunyai efek rendah terhadap janin
Psychosis dan neurosis pasien yang mempunyai mental yang tidak stabil karena dapat berpengaruh pada saat dilakukan ekstraksi gigi
wah kbetulan kemaren lusa gigi geraham belakang ane baru dicabut :((
awalnya sakit gigi, di cek ke dokter, ternyata karna karies nya udah besar gk bisa ditambal lagi kt dokternya... udah hampir sampai akar, jadinya fraktur gt deh ktnya,lgsg shock dgr hrs dicbut, tp drpada nyebar ke gigi lain terpaksa deh... :((
pelajaran jg nih buat semua...rajin2lah merwat gigi kl gk mau menyesal nantinya...kl bisa sih emang setiap 6 bulan sekali kontrol ke dokter..dulu ane gk pernah ke dokter gigi...tp karna kejadian gigi dcabut ane bertekad buat rajin ngontrol n merwat gigi...
iya gan pernah ad kasus gra2 cabut ggi,jdi mati.ad jg yg bis skit ggi,mlah kluar tumor nya makan separo muka(mungkin ada tumor nya cma blum gnas.trus gra2 dicbut justru jdi ganas).saraf ggi ad byk.slh2 mlah jdi mati rasa tu mulut n bbir.jdi repot