Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   News (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=12)
-   -   Tahukah Anda : Wanita Korea Ternyata Sulit Menikah! (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=493919)

copaser 23rd August 2011 09:32 PM

Tahukah Anda : Wanita Korea Ternyata Sulit Menikah!
 
Anda yang suka iri dengan drama Korea, seharusnya justru bersyukur! Meski sinetron Indonesia banyak mengumbar intrik mertua-anak dan kegagalan pernikahan, justru di negeri ini tidak sulit untuk menikah di usia 20an dan jarang sekali orang yang memilih hidup membujang. Di Indonesia, selalu saja ada teman dan anggota keluarga yang buru-buru 'menolong' wanita untuk mendapatkan jodohnya.
http://3.bp.blogspot.com/-r43xG0zcKh...ae94a253d5.jpg
Artis Cantik Korea Kim Tae Hee Pemain Drama My Princess

Zona Malam - Namun di Korea, banyak wanita berumur 30 sekian yang mengeluh betapa susahnya untuk menikah. Hampir mustahil bagi mereka menemukan pasangan yang potensial, bahkan lebih sulit lagi meminta rekan atau anggota keluarga mengenalkan calon suami. Mungkin karena itu pula, drama Korea cenderung bercerita muluk dan serba imajiner. Bertemu melalui serangkaian kebetulan hingga dikejar-kejar lelaki ganteng kaya raya? Kisah indah seperti itu tentu hanya terjadi pada satu di antara 10 wanita di dunia ini. Lantas, apakah ekspektasi yang terlalu tinggi akibat terbawa kisah drama itulah yang menyebabkan wanita di Korea susah mendapatkan pasangan?

Hal ini juga yang menyebabkan di negara mereka sendiri banyak drama Korea mendapatkan rating yang tinggi justru lantaran mengambil tema kehidupan wanita di umur 30-an. Sebut saja MY LOVELY SAM SOON dan WIFE TEMPTATION yang juga menuai respon bagus saat ditayangkan di salah satu channel TV swasta Indonesia. Drama berseri tersebut bercerita tentang bagaimana wanita single di umur 30 ke atas berusaha menyesuaikan dengan standar hidup masyarakat Korea namun juga harus berjuang mendapatkan cinta.

Kasus terlambat menikah sepertinya disebabkan oleh kebingungan para wanita Korea. Mereka nampaknya masuk dalam 3 kategori berikut ini. Kategori pertama adalah tipe survival alias mereka yang cenderung memilih bertahan di rumah, mengurusi rumah tangga dan anak-anak.

Kategori kedua adalah dependant alias tipe wanita yang sebenarnya sudah mampu mengurusi diri sendiri namun memerlukan lelaki dengan penghasilan yang lebih tinggi sehingga mereka bisa memilih akan bekerja atau tidak setelah menikah.

Tipe ketiga adalah preserving, yaitu wanita dengan penghasilan sangat tinggi dan hanya mempertimbangkan pernikahan yang tidak mengganggu perjalanan karirnya.

Kebanyakan wanita Korea masuk di kategori kedua, tipe dependant, karena mereka tidak berencana menghabiskan hidup mereka sendirian. Oleh karena itu mereka mulai cemas mencari pasangan hidup yang dapat mengurusi mereka.

Meski demikian, menerima lelaki dengan latar belakang finansial yang bagus juga tak selamanya menguntungkan. Jika mereka bertemu pria kaya, para wanita ini khawatir status mereka akan turun ke kategori pertama. Menjadi tipe survival sangat ditakutkan wanita Korea saat ini, karena mereka tidak ingin tinggal diam mengurusi rumah saja. Masalah lainnya adalah jika para wanita ini tetap harus bekerja, mereka takut tetap harus mengurusi rumah dan anak-anak.

Tentu jarang sekali ada lelaki yang mampu memberikan wanita Korea ini kedua-duanya; kebebasan bekerja dan rumah tangga. Dengan persyaratan yang begitu sulit, tak heran para wanita ini sulit mendapatkan jodoh yang diinginkan. Mungkin lebih baik bagi para wanita pencari cinta ini untuk keluar dari mindset seorang dependant dan beralih menjadi coexist. Alih-alih berpikir tentang keuntungan materi, mencari suami yang mampu menjadi pasangan hidup menjadi pilihan yang lebih realistis. Memilih pasangan hidup berarti memilih orang yang bisa berbagi beban dan melakukan apa pun bersama-sama. Urusan karir atau materi selalu bisa direncanakan seiring berjalannya pernikahan.

Nah, bagaimana dengan wanita Indonesia yang juga banyak terpengaruh imbas Korean Wave? Tentunya wanita Indonesia dan generasi muda Korean-addict harus disadarkan bahwa apa yang terjadi di drama memang hanya sebuah drama. Jangan sampai apa yang Anda tonton membuat Anda menjadi pemilih dan berekspektasi terlalu tinggi.

rizqiulilabshor 24th August 2011 08:35 AM

ah masa sih ndan??????

didik 24th August 2011 09:22 AM

ah masa ia ndan ..

ane coba tanya cewek korea tetangga ane deh ..

:ganteng::ganteng::ganteng::ganteng:

DreamWorld 24th August 2011 11:42 AM

hmm kaya dua sisi mata uang

mgkn pihak cewek saja yg bs menemukan jawaban nya sndr :D

hktoyshop 24th August 2011 05:12 PM

wa..
nikah sama orang korea aja ya ndan..
:ngakak::ngakak:

xander630 25th August 2011 03:33 PM

kok bsa yah ,mngkin cowo nya jg pngen masa lajang yg panjang

hktoyshop 25th August 2011 04:33 PM

wah..
nikah sama orang korea seru kali ya..
:ngakak::ngakak::ngakak:

adangsubandi 29th August 2011 04:48 PM

bikin paspor + tiket 1 arah ke korea brapa duit y???

:ganteng: :ganteng: :ganteng:

pasarDVD 30th August 2011 03:11 PM

kita ke korea aja rame2...

justechi 5th November 2011 09:58 PM

hmmm masak sihhh

mabahis 5th November 2011 11:47 PM

milih2 aja tuh......

garopa 5th November 2011 11:54 PM

yuk cari orang korea ah. sapa tau mau ama ane

Hasanluis 6th November 2011 12:05 AM

Tergantung.....dong....cantik, langsing atau gemuk...?????


:loveindonesia

skycool88 6th November 2011 12:20 AM

ah.. masa iya?? ane mau kok ama cewe korea.. :ganteng:

hawkman 6th November 2011 12:22 AM

he he untung ane hidup di Indonesia jd bisa nyari yg banyak:loveindonesia

okioktora 6th November 2011 12:34 AM

86 komandan:ganteng:

doramilas 6th November 2011 01:19 AM

cantik2 masa susah cari psangan.. gw mau pg daftar ah..

aminsasangka 6th November 2011 03:22 AM

pada di ambil pemanfaatannya masa muda nya kali yah

atau malah

......

moratti08 6th November 2011 03:53 AM

dateng aja ke indonesia banyak tuh yg pgn kawin :lol:

frankpaimin 6th November 2011 06:56 AM

semua drama korea dan sinetron indonesia semuanya sampah...:cabendan:

jemek 6th November 2011 07:31 AM

:melonndan:
Quote:

Originally Posted by copaser (Post 1417295)
Anda yang suka iri dengan drama Korea, seharusnya justru bersyukur! Meski sinetron Indonesia banyak mengumbar intrik mertua-anak dan kegagalan pernikahan, justru di negeri ini tidak sulit untuk menikah di usia 20an dan jarang sekali orang yang memilih hidup membujang. Di Indonesia, selalu saja ada teman dan anggota keluarga yang buru-buru 'menolong' wanita untuk mendapatkan jodohnya.
http://3.bp.blogspot.com/-r43xG0zcKh...ae94a253d5.jpg
Artis Cantik Korea Kim Tae Hee Pemain Drama My Princess

Zona Malam - Namun di Korea, banyak wanita berumur 30 sekian yang mengeluh betapa susahnya untuk menikah. Hampir mustahil bagi mereka menemukan pasangan yang potensial, bahkan lebih sulit lagi meminta rekan atau anggota keluarga mengenalkan calon suami. Mungkin karena itu pula, drama Korea cenderung bercerita muluk dan serba imajiner. Bertemu melalui serangkaian kebetulan hingga dikejar-kejar lelaki ganteng kaya raya? Kisah indah seperti itu tentu hanya terjadi pada satu di antara 10 wanita di dunia ini. Lantas, apakah ekspektasi yang terlalu tinggi akibat terbawa kisah drama itulah yang menyebabkan wanita di Korea susah mendapatkan pasangan?

Hal ini juga yang menyebabkan di negara mereka sendiri banyak drama Korea mendapatkan rating yang tinggi justru lantaran mengambil tema kehidupan wanita di umur 30-an. Sebut saja MY LOVELY SAM SOON dan WIFE TEMPTATION yang juga menuai respon bagus saat ditayangkan di salah satu channel TV swasta Indonesia. Drama berseri tersebut bercerita tentang bagaimana wanita single di umur 30 ke atas berusaha menyesuaikan dengan standar hidup masyarakat Korea namun juga harus berjuang mendapatkan cinta.

Kasus terlambat menikah sepertinya disebabkan oleh kebingungan para wanita Korea. Mereka nampaknya masuk dalam 3 kategori berikut ini. Kategori pertama adalah tipe survival alias mereka yang cenderung memilih bertahan di rumah, mengurusi rumah tangga dan anak-anak.

Kategori kedua adalah dependant alias tipe wanita yang sebenarnya sudah mampu mengurusi diri sendiri namun memerlukan lelaki dengan penghasilan yang lebih tinggi sehingga mereka bisa memilih akan bekerja atau tidak setelah menikah.

Tipe ketiga adalah preserving, yaitu wanita dengan penghasilan sangat tinggi dan hanya mempertimbangkan pernikahan yang tidak mengganggu perjalanan karirnya.

Kebanyakan wanita Korea masuk di kategori kedua, tipe dependant, karena mereka tidak berencana menghabiskan hidup mereka sendirian. Oleh karena itu mereka mulai cemas mencari pasangan hidup yang dapat mengurusi mereka.

Meski demikian, menerima lelaki dengan latar belakang finansial yang bagus juga tak selamanya menguntungkan. Jika mereka bertemu pria kaya, para wanita ini khawatir status mereka akan turun ke kategori pertama. Menjadi tipe survival sangat ditakutkan wanita Korea saat ini, karena mereka tidak ingin tinggal diam mengurusi rumah saja. Masalah lainnya adalah jika para wanita ini tetap harus bekerja, mereka takut tetap harus mengurusi rumah dan anak-anak.

Tentu jarang sekali ada lelaki yang mampu memberikan wanita Korea ini kedua-duanya; kebebasan bekerja dan rumah tangga. Dengan persyaratan yang begitu sulit, tak heran para wanita ini sulit mendapatkan jodoh yang diinginkan. Mungkin lebih baik bagi para wanita pencari cinta ini untuk keluar dari mindset seorang dependant dan beralih menjadi coexist. Alih-alih berpikir tentang keuntungan materi, mencari suami yang mampu menjadi pasangan hidup menjadi pilihan yang lebih realistis. Memilih pasangan hidup berarti memilih orang yang bisa berbagi beban dan melakukan apa pun bersama-sama. Urusan karir atau materi selalu bisa direncanakan seiring berjalannya pernikahan.

Nah, bagaimana dengan wanita Indonesia yang juga banyak terpengaruh imbas Korean Wave? Tentunya wanita Indonesia dan generasi muda Korean-addict harus disadarkan bahwa apa yang terjadi di drama memang hanya sebuah drama. Jangan sampai apa yang Anda tonton membuat Anda menjadi pemilih dan berekspektasi terlalu tinggi.


sanci8 7th November 2011 12:55 AM

pemikiran otak ny beda mngkn...
org Indo ska ngebet married klo Korea mngkn mikir married ma gmpng...akhirny kg laku"...hahahhaa

mentul 7th November 2011 02:48 AM

gile lu ndro!
:ngakak:

sixballs 7th November 2011 08:07 AM

ahh massaa sihhh ndan

devv 7th November 2011 10:52 AM

Kesini donk cewe2 korea, pasti banyak yg ngajakin kawin :ngakak:

faros 7th November 2011 11:25 AM

kebanyakan nungu yang tidak pasti itu ndan jd banyak berkhayal.

mangure 7th November 2011 01:29 PM

dasar perempuan Bodoh

dengtata 7th November 2011 02:19 PM

weleh..weleh..weleh..

sampah0rganik 7th November 2011 11:17 PM

nice info ndan

nugnug 8th November 2011 01:10 AM

kalo buat mereka khan emang nggak perlu nikah, ndan....
kawin aja khan cukup....:)

xileon 8th November 2011 01:16 AM

mau dong nikah sama org korea :D

illtsar 8th November 2011 10:48 AM

ke Indonesia aja

dessysis 8th November 2011 12:53 PM

berat juga ya nikah sama cewek korea, harus punya penghasilan lebih...

kempret 8th November 2011 12:57 PM

bawa ke indo aja om, pasti laku

dodolenak 8th November 2011 01:18 PM

keenakan bebas kali ndan

thenmustmoon 8th November 2011 03:54 PM

kayanya perlu pindah negara tu cewek cewek, ke indonesia aja, biar keturunannya cakep

pengentau 8th November 2011 05:04 PM

sini nikah sama ane :D

jamrock83 8th November 2011 05:08 PM

maska sih gfdsghfdghdfgh

Just 8th November 2011 08:29 PM

moso? ada suervei valid?

lacob 9th November 2011 08:54 PM

msk sih gan....


All times are GMT +7. The time now is 11:36 AM.