like this thread..
:2good: |
hiks... sedih ane ndan baca ini cerita :gomen::gomen:
|
Soekarno meninggal karna diracun ya? Sedih ane pas baca bagian hatta nengok soekarno. Kayak 2 sahabat yg dipertemukan kembali, namun seorang sahabatnya akan menemui ajal :huaa:
|
kenapa yah semua rata-rata tergila-gila sama soekarno :araara:
ane biasa aja kok :riang: |
sedih jga ndan kisahnya,, nice story
|
nice story ndan
tapi diracun sama sapa yah tuh presiden pertama kita.. |
SAPA TUH YANG NGERACUNIN ?! :shout::shine:
|
bnyak sjarah tntang bliau yg blum bnyak dketahui,,slah satu.a ini. .
Mengharukan story.a ndan,, :gomen: |
Naiz Story..
but, mau nnya ne ndan.. itu ceritanya sumber dari mana?? klo bs ksh linknya, biar lbh pasti.. apa benar versinya itu di racun ndan?? ane suka baca history ginian... makasih infona ndan.. :2good: |
Quote:
|
Quote:
|
Quote:
yang boneng ndan ?? |
begitu kejamnya penguasa saat itu brur..
|
Ijin menambahkan...
Sekedar meluruskan, Bung Karno tidak diracun. Yg dimaksud "racun telah menyebar kemana-mana" ini disebabkan karena ginjal beliau sudah dalam kondisi buruk karena tidak dirawat semestinya. Sekalian saya tambahkan sedikit kenyataan yang selama ini "terkubur" Siapa yang tak murka, demi mengetahui bahwa selama kurang lebih 1,5 tahun “dikerangkeng” di Wisma Yaso, Bung Karno, mantan Presiden Republik Indonesia, tokoh pemersatu dan proklamator bangsa, ternyata hanya diserahkan perawatannya secara penuh kepada dr Soeroyo. Siapakah dokter Soeroyo? Dia bukanlah dokter spesialis, melainkan dokter hewan! Ia masuk-keluar Wisma Yaso dengan perawat-perawat yang tidak jelas didatangkan dari mana. Bahkan obat-obatan yang dicekokkan ke Bung Karno pun sama sekali tidak tepat. Ia hanya memberinya duvadilin (mencegah kontraksi ginjal), metadone (penghilang rasa sakit), royal jeli, suntikan vitamin B1 dan B12, serta testoteron. Selain itu, Sukarno tiap malam juga minum valium. Tiap malam minum valium selama tahunan, tentu saja membuat tidurnya tak lagi terkontrol. Akibatnya Sukarno mulai sering merasakan pusing. Setiap itu pula, perawat memberinya obat pengurang rasa sakit, novalgin. Perawatan yang sembrono juga sering terjadi, ketika Bung Karno terbangun tengah malam dan muntah darah, dokter Soeroyo hanya memberinya vitamin. Sementara, dokter Mahar Mardjono yang disebut-sebut sebagai ketua tim, sama sekali tidak pernah hadir ke Wisma Yaso. Itu semua terungkap dalam dokumen yang lebih 27 tahun tersimpan oleh Siti Khadijah, yang tak lain adalah istri dokter Soeroyo. Benar adanya, bahwa sejarah pada akhirnya akan mengalir menemukan jalan kebenarannya sendiri. Benar pula, bahwa ada kecenderungan yang seolah tersusun rapi, tentang “pembunuhan” terhadap Sukarno. |
nice share ndann.. mengharukan skali
|
:2good:mengharuka :big cry: presiden terbaek mnurut q
|
nice info komandan :ide:
|
sedih banget ndan..
gk ketahuan ya yang racuni bung karno ? |
| All times are GMT +7. The time now is 12:01 AM. |